Bahitom, 14 Oktober 2025 — Pemerintah Desa Bahitom bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Abadi melalui Unit Usaha Ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Desa Bahitom, bertempat di Sentra Ketahanan Pangan Desa Bahitom, Jalan 40 arah Barito dari Bundaran Besar PMY, pada Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Desa Bahitom terhadap program pemerintah dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, sekaligus sebagai implementasi penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Murung Raya yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Murung Raya, Camat Murung, Danramil Murung, Kapolsek Murung, para Kepala Desa se-Kecamatan Murung, Ketua BPD se-Kecamatan Murung, TPP P3MD Kabupaten Murung Raya, Perwakilan PT. Bharinto Ekatama serta jajaran pemerintahan Desa Bahitom mulai dari Ketua dan Anggota BPD, Ketua RT 001–015, Mantir Adat, PPN Desa Bahitom, TP PKK, Karang Taruna, Kader Posyandu, kelompok tani, dan tokoh masyarakat Desa Bahitom.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bahitom H. Tuni menyampaikan bahwa program penanaman jagung ini merupakan langkah awal menuju kemandirian pangan di tingkat desa.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menggerakkan masyarakat agar lebih produktif dan mandiri di bidang pertanian serta dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga Desa Bahitom, dan juga nantinya dilokasi ini juga akan dilakukan peternakan sapi, kambing, budidaya ikan, penanaman jagung yang akan segera kita lakukan, serta penanaman rumput pakan ternak yang sebagian sudah ditanam,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Kabupaten Murung Raya Rahmat K. Tambunan dalam arahannya menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam menjalankan program ketahanan pangan.
“Perlu adanya perencanaan yang komprehensif, mulai dari penentuan target pasar, sistem pengelolaan, hingga kesepakatan kerja sama dengan masyarakat. Semua itu harus diperhatikan agar tujuan besar dari program ketahanan pangan benar-benar dapat tercapai,” jelasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi momentum peresmian dan pengenalan Sentra Ketahanan Pangan Desa Bahitom sebagai pusat konsentrasi seluruh kegiatan ketahanan pangan desa. Di atas lahan ini nantinya akan dikembangkan berbagai sektor produktif seperti peternakan sapi dan kambing, budidaya ikan, penanaman jagung, serta penanaman rumput pakan dan komoditas pertanian lainnya. Lahan Sentra Ketahanan Pangan Desa Bahitom ini dikelola melalui kerja sama sewa lahan bersama masyarakat, sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes Berkah Abadi, dan warga dalam memanfaatkan potensi wilayah secara berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Desa Bahitom berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

















