Bahitom, 2 September 2025 – Pemerintah Desa Bahitom, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang membahas pemanfaatan alokasi 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan. Kegiatan ini digelar di Balai Pertemuan Desa Bahitom pada hari Selasa (2/9) dan dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat dan staf, Ketua BPD dan anggota, Ketua RT, Pendamping Desa Kecamatan, BUMDes Berkah Abadi, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Bahitom, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.
Dalam forum ini, pembahasan difokuskan pada penentuan jenis usaha yang berpotensi dikembangkan berdasarkan potensi desa sekaligus memperhatikan kebutuhan pasar. Selain itu, usaha yang dipilih juga diarahkan agar mampu menjadi suplai bagi program makan bergizi gratis yang dicanangkan pemerintah.
Melalui diskusi yang konstruktif, peserta Musdesus menyepakati bahwa usaha yang paling potensial untuk dikembangkan adalah usaha berbasis hewani, antara lain : Ternak sapi/kambing, Budidaya ikan dan Ayam pedaging.
Selain itu, sebagai langkah strategis untuk menekan biaya produksi, peserta musywarah juga juga mengusulkan agar desa dapat memproduksi pakan mandiri. Untuk mendukung hal ini, diperlukan pengadaan alat pembuat pakan disertai dengan bimbingan teknis/pelatihan bagi pengelola usaha.
Musdesus juga menekankan pentingnya memilih pelaku usaha yang memiliki skill, kemampuan, dan pengalaman di bidangnya. Dengan demikian, pengelolaan usaha dapat berjalan optimal, berdaya saing, serta memberikan hasil yang nyata bagi ketahanan pangan masyarakat Desa Bahitom.
Kepala Desa Bahitom menyampaikan bahwa hasil kesepakatan Musdesus ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan rencana aksi dan pemetaan potensi pelaku usaha desa oleh Pemerintah Desa Bersama BUMDes karena nantinya BUMDes yang akan mengelola dan memasarkan hasil dari usaha ini. Harapannya, program ketahanan pangan yang dijalankan dapat menjadi pilar ekonomi desa sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.








